Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Internet. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 14 Januari 2012

Mengkoneksikan WLAN Melalui Terminal

Jangan asal klik! Klak klik klak klik membuat kita jadi manja dan gak mau repot. Saking seringnya nge-klik tanpa tau itu untuk apa, virus sampe dijalankan. Itulah bodohnya user manja para pengguna OS Windows.


Hal ini tidak hanya dialami para pengguna Windows, tapi juga para pengguna Linux yang masih baru, Saking errornya, user root aja masih pakek "sudo", atau teks sampe di-paste ke dalam folder. Hal seperti inilah yang terjadi kalo kita terlalu sering mengandalkan GUI.


Memang ada kalanya GUI itu mempermudah kita dalam mempercepat proses pengerjaan tugas dsb, tapi ada kalanya kita harus mengandalkan CLI ketika dihadapkan pada sebuah basis data yang ada banyak file dan kita harus membuka file tertentu. Sama seperti ingin membuka satu pintu di antara 5000 pintu di ruangan yang sama.


Untuk itu saya akan menjelaskan bagaimana caranya mengkoneksikan WLAN melalui terminal, khusus sistem operasi BackTrack. Tidak ada tools tambahan yang kalian butuhkan. Kalian hanya harus mengetahui:
  1. Nama ESSID
  2. Mac address access point
  3. Password access point (jika ada)
Langkah melakukan koneksi


Ketahui interface yang kalian gunakan
Untuk mengetahuinya, ketikkan pada terminal

Code:
root@blusp10it:~# iwconfigOutputnya kurang lebih seperti ini:


Terlihat dari hasil scan, wlan0 mendapatkan satu access poin, diberi tanda sebagai "Cell 01", dengan spesifikasi mac address = F4:EC:38:C5:5B:CC, dan ESSID = BackTrack, serta tidak dienkripsi.


Konfigurasikan interface wireless sebelum dikoneksikan
Untuk melihat konfigurasi wireless kita, gunakan perintah:

Code:
root@blusp10it:~# iwconfig wlan0



Kemudian, kita tentukan mac address mana yang akan kita koneksikan dengan perintah:
Code:
root@blusp10it:~# iwconfig wlan0 ap [mac-address-access-point]

Lanjut, kita tentukan ESSID-nya dengan perintah:
Code:
root@blusp10it:~# iwconfig wlan0 essid [nama-access-point]
Jika ada enkripsi, masukkan key-nya dengan perintah:
Code:
root@blusp10it:~# iwconfig wlan0 s:"[password]"
Jika password-nya : superstar, maka perintahnya menjadi:
Code:
root@blusp10it:~# iwconfig wlan0 s:"superstar"

Koneksikan wireless interface ke tujuan
Sebelum melakukan koneksi, periksa dulu konfigurasi, apa sudah benar atau masih ada yang salah. Jika sudah barulah kita koneksikan wlan0 ke access point melalui perintah terminal:
Code:
root@blusp10it:~# dhclient wlan0

Jika sudah berhasil, di akhir output akan ada "bound to IP" dimana kamu sudah mendapatkan ip dari proses DHCP. Untuk melihat sukses atau tidaknya koneksi, kita bisa melihat hasil dari perintah:
Code:
root@blusp10it:~# ifconfig wlan0

Sukses!

Created by blusp10it

Selasa, 20 Desember 2011

Menutup Port Untuk Menghindari Eksploitasi

Tidak ada satupun aksi hacking yang tidak dilakukan dengan bantuan internet. Dan internet selalu berkaitan dengan protokol. Setiap protokol tentu masuk melalui port yang berbeda. Seperti protokol HTTP yang masuk melalui port 80, atau protokol HTTPS yang masuk melalui port 443.

Keberadaan port yang terbuka ini sangat mengkhawatirkan, terlebih jika port yang terbuka memiliki vulnerability. Untuk itu disarankan kepada semua pengguna internet untuk menutup port anda, sebelum anda menyesal karena telah menjadi korban exploitation.

Pada kesempatan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara menutup port di LINUX untuk menghindari exploitation. Anda hanya butuh terminal, tidak perlu IP tables dan lain sebagainya. Untuk pembuktian, anda bisa mendownload NMAP untuk mengecek port yang terbuka.

STEP 1
Cari tau port yang terbuka dengan nmap atau netstat.

Untuk penggunaan nmap ketik perintah ini ke dalam terminal:

Command :
root@ASUS:~# nmap -p 1-65535 localhost



keterangan:
-p adalah perintah untuk mencari port yang terbuka dari port 1 sampai port 65535 (semua port)
localhost adalah laptop atau komputer anda sendiri, kali ini nmap akan menemukan port yang terbuka dalam laptop atau komputer anda.

Untuk penggunaan netstat, ketik perintah ini ke dalam terminal:

Command :
root@ASUS:~# netstat -lpn | grep tcp



keterangan:
-l menampilkan port yang sedang melakukan listening (terbuka)
-p menampilkan process yang sedang melakukan listening
grep layaknya ctrl+f dalam ms. word. Ia akan mencari sebuah frase dalam output terminal, atau dalam sebuah file. kali ini grep akan mencari frase tcp dalam output netstat -lpn

STEP 2
Hentikan semua process yang sedang melakukan listening

Terlihat pada output netstat, bahwa ada beberapa process yang sedang melakukan listening. Untuk menghentikan process ini, gunakan perintah kill pada terminal


Command :
root@ASUS:~# kill pid


pid adalah process ID. Contoh:

1231/postgres
Postgres sedang melakukan listening pada port 5432, dengan pid 1231.

Maka masukan perintah:


Command :
root@ASUS:~# kill 1231


Maka postgrespun berhenti. Anda bisa menghentikan lebih dari satu process dalam satu perintah. Misalkan:


Command :
root@ASUS:~# kill 2131 1234 4321 666


Namun, anda harus menyesuaikan PID yang melakukan listening pada port tersebut.


STEP 3
Cek kembali, apakah masih ada port yang terbuka.

Masukan perintah dalam STEP 1.


Command :
root@ASUS:~# nmap -p 1-65535 localhost


dan


Command :
root@ASUS:~# netstat -lpn | grep tcp


Hasilnya


Sempurna! Semua port telah tertutup.

Warning:
Jika anda memiliki metasploit dalam Linux anda, jangan hentikan process postgres. Ini akan menyebabkan metasploit mengalami erro dalam menghubungi postgres.

created by:
red-dragon